← Muhasaba

Alat gratis

Jadwal Sholat

Waktu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya untuk lokasi Anda hari ini — beserta imsak. Dihitung dengan sudut Kemenag langsung di perangkat Anda, tanpa daftar dan tanpa menyimpan lokasi.

Prayer times in English →

atau

Kenapa jadwal sholat bisa berbeda-beda?

Jika Anda pernah membandingkan dua aplikasi jadwal sholat dan menemukan selisih beberapa menit, itu bukan berarti salah satunya keliru. Jadwal sholat pada dasarnya adalah tabel astronomi: posisi matahari terhadap titik koordinat Anda. Yang berbeda antar-jadwal biasanya hanya tiga hal.

Pertama, sudut fajar dan senja. Subuh dan Isya ditentukan oleh seberapa jauh matahari berada di bawah ufuk. Kemenag memakai 20 derajat untuk Subuh dan 18 derajat untuk Isya. Standar internasional seperti Muslim World League memakai 18 dan 17 derajat. Selisih dua derajat itulah yang membuat Subuh bergeser beberapa menit — dan itu sebabnya jadwal dari aplikasi luar negeri sering terasa “terlalu siang” bagi pengguna di Indonesia. Halaman ini memakai sudut Kemenag secara otomatis untuk lokasi di Indonesia.

Kedua, koordinat. Banyak jadwal memakai satu titik untuk seluruh kabupaten. Halaman ini memakai koordinat Anda sendiri, sehingga untuk wilayah yang luas hasilnya bisa berbeda satu-dua menit dari jadwal kota.

Ketiga, ihtiyath. Banyak masjid menambahkan kehati-hatian beberapa menit pada hasil hitungan. Ini disengaja dan baik. Karena itu, jika masjid Anda menerbitkan jadwal, ikutilah jadwal masjid — halaman ini paling berguna saat Anda bepergian atau tidak memegang jadwal setempat.

Waktu Ashar: Syafii atau Hanafi

Ini satu-satunya perbedaan yang besar, bukan soal menit. Menurut mazhab Syafii — yang dianut mayoritas Muslim Indonesia — Ashar masuk ketika panjang bayangan suatu benda sama dengan tingginya. Menurut mazhab Hanafi, ketika bayangan mencapai dua kali tinggi benda. Selisihnya kira-kira satu jam.

Keduanya berdiri di atas dalil dan diamalkan oleh ratusan juta Muslim. Halaman ini memakai patokan Syafii untuk lokasi di Indonesia karena itulah yang umum dipakai di sini, dan Anda bisa menggantinya sendiri lewat menu di bawah jadwal. Pilihan itu tersimpan di perangkat Anda.

Tentang imsak

Imsak bukan waktu sholat, dan tidak punya definisi astronomis. Ia adalah jeda kehati-hatian sebelum Subuh: batas berhenti makan sahur. Kemenag menetapkannya 10 menit sebelum Subuh, dan angka itulah yang ditampilkan di sini ketika halaman ditampilkan dalam bahasa Indonesia.

Yang perlu diketahui: batas sah puasa dalam nash adalah terbitnya fajar — yaitu waktu Subuh itu sendiri. Imsak adalah kelonggaran yang diberikan agar Anda tidak kesiangan, bukan batas syar'i yang berdiri sendiri.

Sepertiga malam terakhir

Di bawah kelima waktu sholat, halaman ini juga menampilkan awal sepertiga malam terakhir — waktu tahajud. Cara menghitungnya sederhana: rentang antara Maghrib dan Subuh dibagi tiga, lalu diambil bagian terakhirnya. Panduan lengkapnya ada di halaman doa sholat tahajud.

Catatan perhitungan

Perhitungan memakai pustaka astronomi adhan dan dijalankan di perangkat Anda, bukan diambil dari server. Untuk lokasi di Indonesia, sudut yang dipakai adalah standar Kementerian Agama RI: Subuh 20° dan Isya 18°. Hasilnya telah diuji terhadap AlAdhan (metode 20, Kemenag) untuk Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar dengan selisih maksimal satu menit. Zona waktu ditentukan dari koordinat, sehingga WIB, WITA, dan WIT ditangani dengan benar.

Bacaan lain

Download on the App Store