Al-Qur'an · Surat ke-113
Surat Al-Falaq
Lima ayat permohonan perlindungan — teks Arab rasm Utsmani dan terjemahan resmi Kementerian Agama, beserta praktik Rasulullah ﷺ dalam membacanya.
Keutamaannya
Al-Falaq dan An-Nas disebut al-Mu'awwidzatain — dua surat perlindungan. Keduanya dibaca bersama, bukan terpisah.
Aisyah (ra) meriwayatkan bahwa setiap malam sebelum tidur Rasulullah ﷺ menyatukan kedua telapak tangannya, meniupnya, lalu membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian mengusapkannya ke bagian tubuh yang dapat dijangkau — dan beliau mengulanginya tiga kali (Sahih al-Bukhari 5017). Ada pula anjuran membacanya setiap selesai sholat (Sunan Abu Dawud 1463).
Riwayat pertama terdapat dalam Sahih al-Bukhari, sehingga keutamaannya tidak diperselisihkan.
Bacaan Surat Al-Falaq
5 ayat · Makkiyah · teks Arab rasm Utsmani, terjemahan Kemenag
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ﴿1﴾
113:1 Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ﴿2﴾
113:2 dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ﴿3﴾
113:3 dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَـٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ﴿4﴾
113:4 dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ﴿5﴾
113:5 dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
Sumber teks
Teks Arab rasm Utsmani dan terjemahan Kementerian Agama Republik Indonesia, diambil langsung dari basis data quran.com — tidak diketik ulang. Rujukan hadits: Sahih al-Bukhari 5017; Sunan Abu Dawud 1463 (penomoran sunnah.com).